even tahunan berkah karoseri

Musim mudik kembali bergema tahun ini, semua sibuk mempersiapkan even nasional setahun sekali ini, semua daya upaya di gelar untuk suksesnya hari raya Lebaran tahun ini..salah satu yang terpenting dari even ini pulang mudik untuk bersilahturami dengan sanak saudara untuk melaksanakan ritual saling memaafkan ini.
Tidak terkecuali..dari pimpinan sampai pegawai rendahan, dari Enterprener besar sampai pedagang angsongan, semua sibuk mempersiapkan pekerjaan demi suksesnya ritual yg satu ini.
Selalu saja , entah di sengaja atau tidak. Semua proyek yang ada selalu di persiapkan selesai menjelang Lebaran. Baik itu proyek pemerintah maupun pesanan karoseri bus untuk armada angkutan Lebaran..selalu saja ritual sibuk bukan main kejar target selesai lebaran terus berulang..tidak jarang demi selesainya target pekerjaan , pimpinan menyetujui memberikan extra makan malam sampai perangsang untuk lembur..
Tidak terkecuali , kali ini karoseri 3un juga terjebak dengan rutinitas seperti ini…
Semoga semua pesanan yang ada dapat ikut lebaran , untuk mendukung angkutan lebaran bagi pemudk sekalian.
Selamat hari raya lebaran , maaf lahir bathin..

karoseri bus

karoseri

Iklan

Menjadi Pemimpin Perubahan di Perusahaan

OPINI | 24 February 2013 | 12:10Dibaca: 37 Komentar: 0 Nihil
Bila anda di beri kesempatan untuk memimpin satu usaha yang telah mapan namun hampir mati akibat salah urus, Usaha tersebut mundur karena kalah bersaing dalam pasar sehingga kurang maju dan tidak memberikan keuntungan yang layak kepada karyawan maupun pemilik;

Pada umumnya kemunduran usaha di Negara kita berkaitan dengan moral , banyak usaha tidak harmonis , banyak dinamika karena pemimpinnya tidak bijaksana dalam mengolah keuangan, adanya pemborosan keuangan bila kita tidak mau di bilang itu korupsi. Tidak memberi kesempatan karyawan mengembangkan inovasinya, tidak mendengarkan aspirasi dari bawahan dll. Tetapi yang paling merusak adalah bila pimpinan tidak dapat membawah usaha itu beruntung besar dan karyawan tidak dapat merasakan peningkatan kesejahteraan selama bekerja di unit usaha itu karena adanya aroma korupsi.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebagai orang baru yang mendapat mandat dari pemilik untuk memperbaiki unit usaha tersebut, ada beberapa langkah untuk dapat dilakukan agar anda selamat dan sukses dalam misi penyelamatan ini.

Sebagai pemipin baru anda harus mencari sebanyak mungkin informasi apa yang menyebabkan usaha itu mundur, cari tau apa yang menjadi kekuatan ,kemampuan , kesempatan, kelemahan dan ancaman terhadap usaha tersebut ( analisa Swot).Setelah mengetahui semua informasi, anda jangan buru-buru masuk dan merubah tatanan dan proses yang ada setidaknya dalam 3 bulan, Dalam tiga bulan itu anda harus merangkul sebanyak banyaknya pihak yang mendukung visi yang akan anda terapkan di unit usaha ini.

Pada dasarnya kita harus membawa perubahan dalam unit usaha ini tentu untuk berubah tidak mungkin kita mengikuti budaya lama yang telah terbukti tidak memberi manfaat bagi karyawan dan pemilik usaha ini. Anda harus berani berbeda dari yang lama, anda yang harus memimpin perubahan ini, Bukan usaha yang mudah dapat merubah dengan cepat budaya yang telah terbentuk.Jadi intinya kita harus membawah perubahan dalam perusahan yang sedang sekarat ini.

Sebagai pemimpin anda harus lakukan agar terjadi perubahan:

1. Konsisten anda harus bersih dari korupsi, karena bila pemimpin korupsi membuat bawahan juga akan berbuat hal yang sama, bila tidak bisa karyawan akan masa bodoh dan turun productifitasnya.

2. Memberikan visi dan misi yang jelas dan dapat di capai dan dapat di mengerti oleh semua karyawan

3. Lebih berani ,rajin dan bersemangat.

4. Memberi pendidikan, penghargaan dan ganjaran yang berimbang bagi karyawan.

5. Melayani semua keluhan karyawan dan membantu member solusi jalan keluar permohonan karyawan.

6. Dengan tidakan yang minimal tersebut diatas , karyawan dapat sedikit demi sedikit di bawah kearah visi dan misi yang perusahan mau dan terus menerus diterapkan yang kemudian menjadi budaya perusaan yang baru.

Laporkan
Tanggapi
Siapa yang menilai tulisan ini?

hope dan doa ditambah semangat

harapan besar disertai doa dan semangat kerja keras akan membuahkan sukses dalam berkarya..semoga karya besar dan kembali berjaya bagi segenap jajaran trijaya union bus manufacturing , akan mengembalikan lagi masa kejayaan nya di mulai dari saat ini.
Jajaran karyawan Nya telah berhasil merakit prototype dari mini bus legendaris L300<a

Bus angkutan karyawan free port Manhauler

manhauler

bus karyawan freeport


Dalam dunia pertambangan , keselamatan adalah segalanya..Karyawan adalah asset perusahaan yang paling berharga, menyadari itu management Free port tidak rugi mengeluarkan banyak biaya untuk mengamankan karyawannya untuk pergi dan pulang ke tempat tugas menggunakan alat angkut Manhauler.
Untuk meningkatkan keamanan perjalanan karyawan yang akan bertugas ditambang , perjalanan di atur dengan berkonvoi serta dikawal dengan aparat lengkap dengan senjata laras panjang. Pemgendara juga di beri helm dan baju anti peluru serta yang terakhir bus Manhauler juga akan di lengkapi secara bertahap pemasangan dinding anti peluru guna menahan hantaman peluru penembak gelap, alat angkut yang satu ini memang di rancang khusus untuk medan jalan di tambang yang berat , curam berliku , kasar berkerikil .
Bus manhauler free port juga di dukung oleh engine iveco, Volvo , western star, yang biasanya ber kapasitas mesin 360 PK dengan konfigurasi 6X4 drive, kapasitas tempat duduk 61 penumpang di lengkapi pendingin AC Thermoking Sr 70 modifikation , maka lengkaplah suatu kendaraan dengan safety kelas dunia beroperasi di wilayah tambang emas di Timika , tembagapura di propinsi Papua Barat Indonesia timur.

pencinta bus peduli keselatan transpotasi

pencinta bus


Di awali banyaknya kecelakaan di jalan raya , khususnya kecelakaan bus besar yang banyak membawa korban belakangan ini, di tambah lagi tayangan gencar dari media masa yang menyoroti bokbrok nya sektor transpotasi bus angkutan masa yang merakyat ini, sampai sampai bus angkutan jalan raya ini di julukan keranda berjalan…Maka di mulailah kampanye oleh ikatan muda pengusaha oto bus Indonesia (IPOMI) bersama pencinta bus se Indonesia mengadakan kampanye keselamatan transpotasi , tujuannya untuk mengajak insan bus untuk bersama sama peduli dalam upaya keselamatan perjalanan bus.

Insan pencinta bus dari berbagai kalangan , berbaur , membuka baju golongan, etnis, agama, status , meninggalkan perbedaan, mereka bersatu berkumpul dan mereka peduli pada keselamatan transpotasi bus yang belakangan ini sangat memprihatinkan.

semoga kampanye ini dapat bergulir dan menyadari kita semua , bertapa keselamatan penumpang bus , adalah segala gala nya, yang harus di utamakan..

Perjalanan mengantar Ambulance karoseri adiputro untuk Panti asuhan Dorkas di Gunung sitoli Nias.

panti dorkas

image by: Balog

Akhirnya, hari –hari yang di tunggu sampai juga, kesempatan pertama saya mengantar kendaraan baru ambulance made in Adi putro ke pulau Nias terlaksana. Pada hari kemis pagi kami bertiga , saya dan teman Hamba Tuhan beserta anak nya yg masih berumur 3 Tahun , tepat Jam 8.00 pagi kami memulai perjalanan jauh ini, berangkat dari bilangan Jakarta Barat menuju Pulau Nias di Sumatera utara.
Persiapan terasa sudah lebih cukup, snack, air gallon, peta dan baju jaket dan lain-lain sudah tersedia. Dengan bawahan sekitar 400 kilogram di belakang kabin brangkar ambulance, kendaraan dapat di pacu kencang di Jalan toll Jakarta-Merak.Dengan tidak ada kendala sedikitpun kami sampai di pelabuhan Merak . , dengan membayar ongkos tambang sekitar Rp. 232.500.- tiket fery dengan penumpangnya, kendaraan di arahkan menuju lambung fery yang telah menunggu.Tidak lama kami berlayar di laut yang tenang , kami sampai dengan selamat di pelabuhan Bakahuni Lampung.
Saya yang sejak dari Jakarta-barat memegang kemudi, meneruskan perjalanan menuju kalianda, dan istirahat pertama untuk makan siang di kawasan ini, yang terkenal banyak restorant untuk istirahat makan siang. Perjalanan di teruskan menuju Bandar Lampung terus tanpa berhenti tujuan kota berikutnya Kotabumi, keluar kota Bandar Lampung ada sedikit jalan yang rusak dan bergelombang serta debu berterbangan, akibat aspal yang terkelupas tidak karuan.Selepas itu jalan baik mulus dan sampai dengan selamat di kotabumi, dan kembali kami beristirahat dan makan malam di kotabumi.
Sehabis makan dan istirahat , perjalanan di lanjutkan menuju bukitkemuning, karena jalan sudah menjadi gelap, kemudi diambil alih oleh teman dengan tujuan kota Baturaja ,Tanjung enim , Muara Enim , Lahat , terus ke Lubuklinggau,.Tidak banyak yang dapat di lihat di sepanjang jalan ini kecuali antrian di setiap pom bensin untuk mengisi bensin yang terasa sangat kurang di daerah penghasil menyak mentah ini,.Selepas tanjung Enim , kemudi diambil ahli lagi oleh saya, sehabis mengisi solar di kota ini,Perjalan ini tidak mendapat kendala yang berarti selain rasa kantuk yang kadang-kadang menyerang. Melewati Lahat menuju Lubuklinggau di malam gelap, sebetulnya sangat rawan dari pencegatan Rompak, Namun Tuhan membantu, sepanjang jalan kami menghidupkan lampu hazart ambulance , sehingga tidak menarik perhatian bagi yang ingim berbuat jahat pada kendaraan ini.
Menjelang subuh kami, telah masuk di kota Lubuk Linggau, rekan saya segera mengontak rekan sesama Hamba Tuhan untuk mendapat sekedar tumpangan mandi dan Istirahat serta makan pagi, kami bertiga di sambut dengan ramah, dan di persilahkan untuk mandi dan di jamu makan pagi bersama jemaat yang ikut kebaktian doa pagi itu. Kami makan semeja hidangan Bakmi khas LubukLinggau yang aduhai nikmatnya pagi itu.
Setelah makan dan istirahat sekitar Jam 8.00 pagi kami telah berada di atas kendaraan dan meneruskan perjalanan panjang dengan target selanjutnya kota Sibolga. Kendali kendaraan lagi-lagi oleh saya, ya memang dari semula sudah di rencanakan , bila pada hari siang saya yang mengendarai kendaraan tersebut, nanti menjelang malam baru di Ganti oleh rekan saya.
Kini kami mengambil jalan ke utara menuju kota Sorolangun di propinsi Jambi selepas dari propinsi Sumatera selatan, kami menyusuri jalan lintas tengah trans sumatera yang terkenal itu.Jalan yang panjang tidak berujung, turun naik dengan pemandangan hutan tropis serta perkebunan sawit yang sejauh memandang hijau terhampar luas. Dengan tidak mengalami hal yang berarti, kami masuk kota Bangko untuk istirahat makan siang di sebuah restorant yang menyediakan dendeng manjangan katanya, daging manjangan terkenal keras dan kasar sehingan banyak yang di dendeng untuk menemani nasi yang masih mengepul.
Kami selalu mengamati pom pengisian solar, mengingat tanda-tanda kekurangan pasokan bahan bakar di sepanjang kota besar kecil di trans Sumatera terlihat nyata, antrian panjang yang ingin mengisi bensin mengular keluar sampai ke jalan raya, sedangkan pedagang kecil mengecer bensin disekitar pom tersebut, di sini terlihat, pom bensin tidak kuasa untuk menertipkan pengisian bensin melalui jerigen oleh para pedagang yang mengambil kesempatan langkah nya bahan bakar tersebut. Untuk mengatasi dan mengantisipasi keadaan tersebut, kami memutuskan untuk mengisi solar setiap tanda penunjuk solar sudah separoh tangki terpakai. Akibatnya kami sering berhenti unuk sekedar buang air kecil sambil mengisi solar di sepanjang jalan raya ini.
Tampa terasa kami terus jalan tanpa berhenti , memasuki kota Muarobongo yang sangat ramai dengan perdagangan kendaraan komersil dan bahan baku serta sparepart untuk keperluan kebun-kebun di propinsi Jambi ini. Selepas kota Muarabungo kami siap-siap memasuki propinsi Sumatera barat di kotabaru kabupaten Dharmasraya , dari kota ini kami merencanakan menuju Bukittinggi melalui Sawahlunto ,Solok, Singkarak di kabupaten tanah datar, hari telah menjelang malam, di solok saya diganti oleh rekan untuk mengemudikan ambulance ini menyusuri kota Singkarak dan danau Singkarak yang datar sebelum masuk ke kota Bukittinggi yang berkelok dan istirahat makan malam di kota sejuk Bukittinggi.
Jam menunjukankan jam 21.00 malam, kami tergoda ingin beristirahat dan menginap di kota ini, mengingat sudah hampir 2 hari belum tidur nyenyak., namun setelah di kalkulasi , untuk tidak terlalu terlambat kembali dari tugas ini, kami memutuskan untuk terus jalan ke kota Padangsedempuan dan Sibolga , pelabuhan fery di ujung barat sumatera utara. Hal ini terpaksa kami lakukan untuk mengejar jadwal fery pada hari sabtu malam di pelabuhan kota Sibolga, bila tidak ingin tertinggal fery yang aktif lagi pada hari senin malam. Tidak banyak pikir, saya mengambil kemudi dan meneruskan perjalanan ke kota padangsidempuan., Jalan yang sempit di barengi hujan,tidak banyak yang dapat di lihat di lintasan ini, mengingat kami melintasi punggung gunung ber-liku dimalam menjelang pagi yang gelap gulita, tanpa penerangan kecuali lampu mobil sendiri. kami bahu membahu bergantian menyusur kota di kabupaten Limahpuluh kota , Lubuk sikaping serta kota-kota di kabupaten Pasaman di propinsi Sumatera Barat. Selepas Kabupaten Pasaman kami siap memasuki propinsi Sumatera Utara, Muara sipongi,kotanopan , Panyabungan terus ke Padangsidempuan.
Di luar kotanopan di pinggir gunung dengan jalan Sempit , Turun naik dan ancaman hujan deras dan longsor, kira Jam 2.30 dini hari, kami pun beristirahat untuk melepaskan lelah dan minum kopi panas di sini kota yang terkenal dengan produsen kopi yang baik di Nusantara ini. Beruntung kami dapat bertanya pada pengendara bus Satu Nusa trayek Padangsidempuan-Padang yang sedang beristirahat dan pengunjung lain disana , tentang situasi jalan menuju Sibolga, semula kami akan mengambil jalan aman menuju kota Tarutung kabupaten Tapanuli Utara di utara dan turun keselatan menuju Sibolga, Namun saran supir dan pengunjung warung kopi tepi hutan ini, agar mengambil jalan pintas dari Padangsidempuan terus ke Batangtoru , Lumut, terus ke sibolga. Akhirna jalan tersebut itu kami lalui pada pagi hari sesampai nya di Padangsisempuan .
Singkat cerita pada Jam 8.00 Kami telah tiba di kota sibolga setelah berjuang menyusuri jalan sempit ber gelombang di Batangtoru- Sibolga.
Setelah mengurus tiket penyebrangan seharga rp.1.114.500,. kami pun masuk hotel melati di sekitar pelabuhan untuk menunggu malam untuk menyeberang ke pulau Nias.
Setelah berlayar semalaman, kami tiba degan selamat di pelabuhan Gunung sitoli di pulau Nias, dengan demikian usai juga tugas kami mengantar ambulance sumbangan dermawan untuk Panti Dorkas di Teluk Belukar Gunungsitoli Nias.
salam
balog

Pointer untuk Bus Medium di luncurkan oleh karoseri trijaya union

pointer bus tanggung by: trijaya union karoseri

image by: balog

Bus tanggung ( medium Bus ) karoseri trijaya union , memasuki babak baru dengan di luncurkannya pointer bus tanggung / Medium bus sekarang ini.
semoga bus medium ini akan menjadi icon bus tanggung di karoseri Trijaya union di penhujung tahun 2011 ini.