Imblek mengingatkan peran besar Gusdur sebagai negarawan dan panutan

imblek

image by: balog

Hari Imlek , bagi masyarakat cina di Indonesia bukan saja hari untuk bersukacita, bersyukur, memulai dan merencanakan kehidupan yang baru, silahturahmi berkumpul , makan bersama dengan keluarga dan karabat dekat, saling memaafkan serta bagi anak-anak menjadi hari yang sangat di nanti-nanti untuk mendapat rezeki ampaow dari sanak saudara, tetapi Imblek juga saatnya bagi masyarkat Cina di Indonesia untuk merefleksi dan mengenang tokoh panutan , negarawan , humanis seperti kyai haji Abdur Rachman Wahid yang kita semua kenal dengan panggilan kesayangan Gusdur.
Gusdur telah memberi kebebasan dari belenggu berinspirasi bagi sebagian masyarakat suku cina yang ada di Indonesia. Sehinga Imblek juga menjadi hari yang penting bagi kebebasan beraspirasi bagi masyarakat suku cina di Indonesia.
Bila tidak ada tokoh besar seperti Gusdur, tentu sampai saat ini pun kita tidak mungkin dapat melihat kesenian Barongsai pentas di mall-mall di muka umum.
Oleh karena jasa beliau , masyarakat Cina di Indonesia terus memberi hormat dan salut pada Beliau dan akan terus mengenang Beliau sebagai bapak Bangsa yang tidak terlupakan khususnya pada saat menjelang hari Imblek.
KHIONG HI FAT CHOI
SELAMAT HARI RAYA IMLEK 2563
Semoga imblek memberi damai dan rezeki bagi Bangsa Indonesia dan akan datang
tokoh- tokoh sekaliber Gusdur di masa datang.

becak motor di jawa timur

sekaramg becak motor bukan lagi banyak di sumatera utara tempat lahir becak motor, namun sekarang becak serupa banyak terlihat di pantura Jawa , terutama di Jawa timur. bedanya di Sumatera memakai moge , vespa atau motor merk cina dan Jepang, di Jawa timur banyak terlihat memakai mesin pertanian seperti mesin potong rumput dll.

becak motor

becak motor ala Pantura Jawa

2011 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Syndey Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 21.000 times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 8 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Perjalanan mengantar Ambulance karoseri adiputro untuk Panti asuhan Dorkas di Gunung sitoli Nias.

panti dorkas

image by: Balog

Akhirnya, hari –hari yang di tunggu sampai juga, kesempatan pertama saya mengantar kendaraan baru ambulance made in Adi putro ke pulau Nias terlaksana. Pada hari kemis pagi kami bertiga , saya dan teman Hamba Tuhan beserta anak nya yg masih berumur 3 Tahun , tepat Jam 8.00 pagi kami memulai perjalanan jauh ini, berangkat dari bilangan Jakarta Barat menuju Pulau Nias di Sumatera utara.
Persiapan terasa sudah lebih cukup, snack, air gallon, peta dan baju jaket dan lain-lain sudah tersedia. Dengan bawahan sekitar 400 kilogram di belakang kabin brangkar ambulance, kendaraan dapat di pacu kencang di Jalan toll Jakarta-Merak.Dengan tidak ada kendala sedikitpun kami sampai di pelabuhan Merak . , dengan membayar ongkos tambang sekitar Rp. 232.500.- tiket fery dengan penumpangnya, kendaraan di arahkan menuju lambung fery yang telah menunggu.Tidak lama kami berlayar di laut yang tenang , kami sampai dengan selamat di pelabuhan Bakahuni Lampung.
Saya yang sejak dari Jakarta-barat memegang kemudi, meneruskan perjalanan menuju kalianda, dan istirahat pertama untuk makan siang di kawasan ini, yang terkenal banyak restorant untuk istirahat makan siang. Perjalanan di teruskan menuju Bandar Lampung terus tanpa berhenti tujuan kota berikutnya Kotabumi, keluar kota Bandar Lampung ada sedikit jalan yang rusak dan bergelombang serta debu berterbangan, akibat aspal yang terkelupas tidak karuan.Selepas itu jalan baik mulus dan sampai dengan selamat di kotabumi, dan kembali kami beristirahat dan makan malam di kotabumi.
Sehabis makan dan istirahat , perjalanan di lanjutkan menuju bukitkemuning, karena jalan sudah menjadi gelap, kemudi diambil alih oleh teman dengan tujuan kota Baturaja ,Tanjung enim , Muara Enim , Lahat , terus ke Lubuklinggau,.Tidak banyak yang dapat di lihat di sepanjang jalan ini kecuali antrian di setiap pom bensin untuk mengisi bensin yang terasa sangat kurang di daerah penghasil menyak mentah ini,.Selepas tanjung Enim , kemudi diambil ahli lagi oleh saya, sehabis mengisi solar di kota ini,Perjalan ini tidak mendapat kendala yang berarti selain rasa kantuk yang kadang-kadang menyerang. Melewati Lahat menuju Lubuklinggau di malam gelap, sebetulnya sangat rawan dari pencegatan Rompak, Namun Tuhan membantu, sepanjang jalan kami menghidupkan lampu hazart ambulance , sehingga tidak menarik perhatian bagi yang ingim berbuat jahat pada kendaraan ini.
Menjelang subuh kami, telah masuk di kota Lubuk Linggau, rekan saya segera mengontak rekan sesama Hamba Tuhan untuk mendapat sekedar tumpangan mandi dan Istirahat serta makan pagi, kami bertiga di sambut dengan ramah, dan di persilahkan untuk mandi dan di jamu makan pagi bersama jemaat yang ikut kebaktian doa pagi itu. Kami makan semeja hidangan Bakmi khas LubukLinggau yang aduhai nikmatnya pagi itu.
Setelah makan dan istirahat sekitar Jam 8.00 pagi kami telah berada di atas kendaraan dan meneruskan perjalanan panjang dengan target selanjutnya kota Sibolga. Kendali kendaraan lagi-lagi oleh saya, ya memang dari semula sudah di rencanakan , bila pada hari siang saya yang mengendarai kendaraan tersebut, nanti menjelang malam baru di Ganti oleh rekan saya.
Kini kami mengambil jalan ke utara menuju kota Sorolangun di propinsi Jambi selepas dari propinsi Sumatera selatan, kami menyusuri jalan lintas tengah trans sumatera yang terkenal itu.Jalan yang panjang tidak berujung, turun naik dengan pemandangan hutan tropis serta perkebunan sawit yang sejauh memandang hijau terhampar luas. Dengan tidak mengalami hal yang berarti, kami masuk kota Bangko untuk istirahat makan siang di sebuah restorant yang menyediakan dendeng manjangan katanya, daging manjangan terkenal keras dan kasar sehingan banyak yang di dendeng untuk menemani nasi yang masih mengepul.
Kami selalu mengamati pom pengisian solar, mengingat tanda-tanda kekurangan pasokan bahan bakar di sepanjang kota besar kecil di trans Sumatera terlihat nyata, antrian panjang yang ingin mengisi bensin mengular keluar sampai ke jalan raya, sedangkan pedagang kecil mengecer bensin disekitar pom tersebut, di sini terlihat, pom bensin tidak kuasa untuk menertipkan pengisian bensin melalui jerigen oleh para pedagang yang mengambil kesempatan langkah nya bahan bakar tersebut. Untuk mengatasi dan mengantisipasi keadaan tersebut, kami memutuskan untuk mengisi solar setiap tanda penunjuk solar sudah separoh tangki terpakai. Akibatnya kami sering berhenti unuk sekedar buang air kecil sambil mengisi solar di sepanjang jalan raya ini.
Tampa terasa kami terus jalan tanpa berhenti , memasuki kota Muarobongo yang sangat ramai dengan perdagangan kendaraan komersil dan bahan baku serta sparepart untuk keperluan kebun-kebun di propinsi Jambi ini. Selepas kota Muarabungo kami siap-siap memasuki propinsi Sumatera barat di kotabaru kabupaten Dharmasraya , dari kota ini kami merencanakan menuju Bukittinggi melalui Sawahlunto ,Solok, Singkarak di kabupaten tanah datar, hari telah menjelang malam, di solok saya diganti oleh rekan untuk mengemudikan ambulance ini menyusuri kota Singkarak dan danau Singkarak yang datar sebelum masuk ke kota Bukittinggi yang berkelok dan istirahat makan malam di kota sejuk Bukittinggi.
Jam menunjukankan jam 21.00 malam, kami tergoda ingin beristirahat dan menginap di kota ini, mengingat sudah hampir 2 hari belum tidur nyenyak., namun setelah di kalkulasi , untuk tidak terlalu terlambat kembali dari tugas ini, kami memutuskan untuk terus jalan ke kota Padangsedempuan dan Sibolga , pelabuhan fery di ujung barat sumatera utara. Hal ini terpaksa kami lakukan untuk mengejar jadwal fery pada hari sabtu malam di pelabuhan kota Sibolga, bila tidak ingin tertinggal fery yang aktif lagi pada hari senin malam. Tidak banyak pikir, saya mengambil kemudi dan meneruskan perjalanan ke kota padangsidempuan., Jalan yang sempit di barengi hujan,tidak banyak yang dapat di lihat di lintasan ini, mengingat kami melintasi punggung gunung ber-liku dimalam menjelang pagi yang gelap gulita, tanpa penerangan kecuali lampu mobil sendiri. kami bahu membahu bergantian menyusur kota di kabupaten Limahpuluh kota , Lubuk sikaping serta kota-kota di kabupaten Pasaman di propinsi Sumatera Barat. Selepas Kabupaten Pasaman kami siap memasuki propinsi Sumatera Utara, Muara sipongi,kotanopan , Panyabungan terus ke Padangsidempuan.
Di luar kotanopan di pinggir gunung dengan jalan Sempit , Turun naik dan ancaman hujan deras dan longsor, kira Jam 2.30 dini hari, kami pun beristirahat untuk melepaskan lelah dan minum kopi panas di sini kota yang terkenal dengan produsen kopi yang baik di Nusantara ini. Beruntung kami dapat bertanya pada pengendara bus Satu Nusa trayek Padangsidempuan-Padang yang sedang beristirahat dan pengunjung lain disana , tentang situasi jalan menuju Sibolga, semula kami akan mengambil jalan aman menuju kota Tarutung kabupaten Tapanuli Utara di utara dan turun keselatan menuju Sibolga, Namun saran supir dan pengunjung warung kopi tepi hutan ini, agar mengambil jalan pintas dari Padangsidempuan terus ke Batangtoru , Lumut, terus ke sibolga. Akhirna jalan tersebut itu kami lalui pada pagi hari sesampai nya di Padangsisempuan .
Singkat cerita pada Jam 8.00 Kami telah tiba di kota sibolga setelah berjuang menyusuri jalan sempit ber gelombang di Batangtoru- Sibolga.
Setelah mengurus tiket penyebrangan seharga rp.1.114.500,. kami pun masuk hotel melati di sekitar pelabuhan untuk menunggu malam untuk menyeberang ke pulau Nias.
Setelah berlayar semalaman, kami tiba degan selamat di pelabuhan Gunung sitoli di pulau Nias, dengan demikian usai juga tugas kami mengantar ambulance sumbangan dermawan untuk Panti Dorkas di Teluk Belukar Gunungsitoli Nias.
salam
balog

Pointer untuk Bus Medium di luncurkan oleh karoseri trijaya union

pointer bus tanggung by: trijaya union karoseri

image by: balog

Bus tanggung ( medium Bus ) karoseri trijaya union , memasuki babak baru dengan di luncurkannya pointer bus tanggung / Medium bus sekarang ini.
semoga bus medium ini akan menjadi icon bus tanggung di karoseri Trijaya union di penhujung tahun 2011 ini.

Pengalaman pertamax terbang ke Singapore melalui fery Batam di peak season Lebaran

fery Batam fast

image by: balog

Perjalanan ini saya lakukan untuk mengunjungi karabat yang sedang mengalami operasi pengangkatan tumor di Singapore general Hospital di bilangan Ottram park Singapore, yang sangat dekat dengan Harbourfront center pelabuhan fery terkenal di selatan Singapore. Pagi-pagi benar saya berada di bandara Soekarno hatta dengan di bekali tiket Sriwijaya air pulang pergi saya pun cek in di counter untuk mendapat tiket penerbangan ( bording pass ).Saya sengaja datang lebih awal agar dapat memilih tempat duduk yang agak leluasa di daerah pintu darurat dalam pesawat . Setelah menunggu beberapa saat kamipun dipersilakan naik pesawat, dan setelah terbang 1jam dan 25 menit pesawat mendarat di Bandara International Batam, sebuah bandara yang di persiapkan secara modern untuk menampung pesawat dari maca Negara.
Dari sini petualangan pertama saya mulai, setelah menyimak di internet suasana dan kebiasaan dari teman-teman yang telah sering mengadakan perjalan seperti , ini sayapun dengan mantap membeli tiket fery pulang pergi , di terminal kedatang bandara Batam seharga 18 dollar Singapore ,tiket pulang pergi lebih murah di banding dengan tiket sekali jalan seharga 12 dollar Singapore . Setelah mendapat Tiket saya melangkah keluar dari pintu kedatangan bandara dan langsung di sambut oleh petugas yang ramah dan mengarahkan kita pada taxi yang berada di depan kiri pintu kedatangan. Tanpa ragu saya naik satu taxi untuk menuju Pelabuhan fery terkenal Batam Center, sebelum jalan saya Tanya berapa ongkos taxi ke Batam center kepada supir taxi, di jawab biasanya seharga 70.000 , namun kali ini dalam suasana lebaran supir minta tambahan se ikhlas nya. Ya perlu di ketahui di Batam ada 4 pelabuhan fery, namun menurut informasi yang saya dapat, yang paling baik fasilitasnya ya Batam Center yang terhubung dengan sebuah Mall yang cukup besar di sana.
Dalam perjalan dari Bandara batam ke pelabuhan fery Batam center , tidak lupa meminta informasi pada sang supir cara cek in di pelabuhan kelak. Di beri tahu agar saya naik ke lantai 2 untuk cek in atau daftar ulang tiket yang telah di beli di Bandara tersebut untuk mendapatkan boarding pass, setelah sampai di depan loket Batamfast saya menyerahkan tiket dan passport untuk cek in, setelah membayar pajak perjalanan danasuransi perjalanan sejumlah 7 dollar , maka di berikanlah dukumen lengkap perjalan saya , berupa passport , kartu douane imigrasi baik dari pemerintah Indonesia maupun pemerintah Singapore serta Boarding pass untuk naik ke fery Batamfast.
Sekarang waktunya makan siang sambil menunggu panggilan dari imigrasi untuk masuk ke ruang tunggu keberangkatan .selesai makan saya bergegas mengantri didepan pintu masuk ruang cek in imigrasi , setelah di panggil satu persatu passport kita di cap untuk izin keluar negeri serta separuh kartu imigrasi yg telah diisi lengkap tanda tangan kita dan cap petugas imigrasi dikembalikan kita . kartu ini dan passport jangan sampai hilang , bila kita tidak ingin kesulitan kelak kembali ke Indonesia.
Awalnya saya sempat ragu, pada saat membelian tiket fery di Bandara, karena menerima karcis dari pelayaran BatamFast, sebab semua informasi di Internet merekomendasikan untuk memakai maskapai fery Penguin, Namun semuanya sirna setelah naik fery batamfast yang terlihat kuat, bersih dan relative masih baru.
Singkat cerita , fery telah merapat di pelabuhan Fery Harbourfront di kota Singapore, empat buah fery beruntun masuk kepelabuhan tersebut, bisa dibayangkan saya harus mengantri di baris khusus bagi pendatang untuk clearance imigrasi selama 1 jam lebih. Sehabis melalui petugas imigrasi Singapore yang bekerja cepat, selanjutnya pemeriksaan barang bawaan melalui detector , tidak terkecuali semua tas dompet yang nempel di badanpun harus di lepas.Sehabis pemeriksaan detector maka kita dapat langsung keluar dari area pelabuhan disambut oleh mall besar vivo city yang didalamnya ada terminal kereta bawah tanah RMT , bus dan taksi, oh ya perjalanan melalui laut ini memakan waktu kurang dari satu jam.
Nah selesai lah babak pertama saya mengadakan perjalan jauh lintas Negara memakai fery dari kota Batam Indonesia ke kota Singapore di semenanjung selat malaka.

perusahaan Oto bus Murni kembali beroperasi dengan Livery baru

bus murni

bus murni livery baru 2011

image by: balog

Bus murni dalam bilangan hari , kembali beroperasi melayani penumpangnya di hari Lebaran 2011 ini. Bus dengan livery soft dengan dasar putih kombinasi merah…terlihat bergaya anak muda…dengan tulisan murni yang transparan , perusahaan ini berusaha bangkit dan bersaing dengan sehat dengan perusahaan lain yang telah mengisi sebagian trayek labuhan Jakarta pulang pergi ini.

bus karoseri

bus karyawan

image by: balog
bus karyawan ini akan segera beroperasi di wilayah tangerang dan sekitarnya…cantik ya..

Pointer untuk operator tangguh Pantura jawa barat

Pointer

image by : balog
bus baru Pointer di luncurkan pertengahan juli, akan beroperasi dari lebak bulus menuju kuningan pulang -pergi
semoga dengan penampilan baru ini, luragung tetap jaya dan berhasil dalam membantu transpotasi angkutan darat di jawa barat….

Persatuan motor sejahtera (PMS)

Persatuan motor sejahtera

image by: balog
operator bus kota Pematang siantar PMH terus mengibarkan sayap nya untuk memperluas jangkauan ke kota pesisir timur Sumatera sampai Pekanbaru.
Bus ini menurut pengakuan pemilik operator bus PMS , akan melayani trayek Pematang siantar menuju rengat di Sumatera utara.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.